Isu Resuffle Lagi, Jika Moeldoko Jadi Menteri ATR/BPN Tantangannya adalah Mafia Tanah

Minggu, 20 Juni 2021 20:49 WIB

Share
Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko. /Instagram.com/@dr_moeldoko

INFO BUMN - Soal isu reshuffle Kabinet, anggota Komisi II DPR Guspardi Gaus mengatakan, hal itu hak preogratif Presiden Jokowi.

Begitu juga ketika ada isu bahwa Presiden Jokowi akan melakukan resuffle dan menggeser Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko ke Kementrian ATR/ BPN, itu hak prerogatif Presiden.

Guspardi menyebut, Presidenlah yang lebih memahami dan mengerti penempatan para pembantunya di posisi yang tepat.

Reshuffle tentu sudah di pertimbangkan oleh Jokowi, "Jadi kita serahkan sepenuhnya kepada Presiden," kata Guspardi, Senin 21 Juni 2021.

Bila kelak  Moeldoko yang mendapat tugas menjabat sebagai Menteri ATR/ BPN maka penyelesaian sejumlah pekerjaan rumah Kementrian ATR/BPN selama ini tentu akan menjadi tantangan baru Moeldoko. 

"Kinerja Pak Moeldoko tentu diharapkan akan lebih baik dan melebihi kinerja Pak Syofyan Jalil  yang sudah baik", ujar Politisi PAN ini.

Guspardi menyampaikan, salah satu tantangan dan PR besar di Kementrian ATR/ BPN adalah persoalan mafia tanah.

Ini persoalan yang tidak ringan dan pelik tetapi harus diselesaikan.

Bahkan Presiden sudah memerintahkan jajaran Kepolisian Republik Indonesia  untuk mengungkap dan  menindak tegas para mafia tanah di Indonesia.

"Kita berharap penyelesaian masalah mafia tanah dan tanah terlantar jadi makin terang benderang," katanya, dikutip INFO BUMN dari Pos Kota.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler