Tender Proyek Kilang Olefin TPPI Tuban Bernilai Rp50 T Berpotensi Masalah, Ini Argumentasinya

Minggu, 20 Juni 2021 19:56 WIB

Share
Tender Proyek Kilang Olefin TPPI Tuban Bernilai Rp50 T Berpotensi Masalah, Ini Argumentasinya
TPPI Tuban. /Instagram.com/@yonararexader

INFO BUMN - Saat ini kita sedang menyaksikan pembangunan proyek strategis nasional berupa pembangunan kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang terseok seok kemajuannya.

Progressnya masih sekitar 33% dan molor target operasi dari awalnya direncanakan pada tahun 2023 menjadi 2026.

Ironisnya disaat bersamaan kini kita disajikan proses pemilihan pembangunan kilang GRR Olefin PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) Tuban diduga akan berpotensi bermasalah juga dikemudian hari, jika Tim Tender Kilang Pertamina tetap memaksakan kehendaknya.

Muhammad Lutfi pada tgl 20 Mei 2021 telah mengumumkan dua konsorsium sebagai pemenang untuk melakukan Dual Build Competition (DBC) Package of TPPI Olifin Complex Development Project. 

Muhammad Lutfi adalah Ketua Tim Tender Sub Holding Pertamina, yaitu PT Kilang Pertamina International (PT. KPI) untuk pembangunan Kilang Olefin TPPI Tuban, 

Pertama yaitu Konsorsium Hyundai Engineering Co,Ltd dengan PT Rekayasa Industri, PT Enviromate Tehnologi International and Saipem S,p,A. 

Kedua, konsorsium Techip Italy S.p.A, dengan PT Tri Patra Engineers and Contractors, PT Technip Indonesia and Samsung Engineering Co, Ltd.

Untuk tahap DBC yang  berbiaya sekitar USD 45 juta, namun perlu diketahui untuk model tender sistem satu paket ini adalah sistem yang pertama sekali dilakukan oleh Pertamina. 

Sebelumnya Tender dilakukan secara bertahap, yakni dimulai dengan pemilihan pelaksanaan BED (Basic Engineering Design) terlebih dahulu.

Kemudian dilanjutkan FEED (Front End Engineering Design) sampai dengan selesai, terakhir EPC (Engineering Procurement Contractor) ditenderkan.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar