Berlaku Hingga 5 Juli 2021, Begini Aturan Lengkap PPKM Mikro yang Diperketat untuk 11 Sektor

Senin, 21 Juni 2021 18:17 WIB

Share
Ilustrasi Ketua Komite Penanganan Covid-19 serta Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto. /Dok. INFO BUMN/M. Rifa'i Azhari

INFO BUMN - Ketua Komite Penanganan Covid-19 serta Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto menerangkan, PPKM Mikro dengan pengetatan aturan akan berlaku mulai Selasa, 22 Juni 2021 hingga Senin 5 Juli 2021.

"Yang kita lakukan adalah penguatan dari PPKM Mikro yang mengatur berbagai kegiatan, di mana kegiatan itu dilakukan dalam zonasi yang sudah ditentukan."

"Jadi mengatur kegiatan-kegiatan masyarakat di 11 sektor," tutur Airlangga dalam siaran persnya, di YouTube Sekretariat Presiden, Senin  21 Juni 2021.

Airlangga menjelaskan, kebijakan ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo dalam merespon kondisi penyebaran Covid-19 yang semakin masif di Tanah Air.

Menurut data KPC-PEN yang dilaporkan ke Jokowi, ada 87 kabupaten/kota di 29 provinsi yang tingkat keterisian tempat tidurnya telah mencapai di atas 70 persen.

Karena itu, pemerintah mengambil kebijakan untuk mengetatkan sejumlah aturan dalam pelaksanaan PPKM kali ini.

Di bawah ini aturan lengkap PPKM Mikro yang diperketat dan akan berlaku mulai Selasa, 22 Juni 2021, sebagaimana dikutip INFO BUMN dari PMJ News, sebagai berikut:

1. Work From Home 75 persen

Kegiatan perkantoran atau tempat kerja, baik di kementerian atau lembaga, BUMN atau BUMD akan mengikuti Surat Edaran Kemenpan RB, yakni 75 persen bekerja dari rumah atau work from home (WFH), dan 25 persen bekerja dari kantor untuk wilayah zona merah.

Sedangkan, untuk wilayah di luar zona merah dapat menerapkan kebijakan 50 persen WFH dan 50 persen bekerja dari kantor.

Halaman
1 2 3 4
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler