Jangam Terjebak Masalah Keuangan, Kenali Ciri-ciri Rentenir Online Hingga Pinjol Ilegal

Kamis, 24 Juni 2021 15:51 WIB

Share
Ilustrasi Rupiah. /Dok. Info BUMN/M. Rifa'i Azhari

INFO BUMN - Di tengah semakin meningkatnya kasus Covid 19 dan maraknya perusahaan finansial teknologi (fintech) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengingatkan masyarakat agar berhati-hati menerima tawaran pinjaman online agar tidak terjebak dengan pinjaman online ilegal atau  rentenir online yang dapat merugikan masyarakat.

"OJK mengambil langkah cepat bersama dengan Kepolisian Republik Indonesia menindak pinjaman online ilegal yang berpotensi melanggar hukum."

"Masyarakat dirugikan karena tingkat bunga yang sangat tinggi serta waktu peminjaman yang tidak transparan, penyebaran data pribadi hingga penagihan yang disertai ancaman dan kekerasan," demikian penegasan OJK dalam pernyataan persnya, Kamis, 24 Juni 2021.

OJK yang tergabung dalam Satgas Waspada Investasi (SWI) secara rutin melakukan cyber patrol dan menutup aplikasi atau website pinjaman online ilegal.

Edukasi ke masyarakat juga terus dilakukan OJK bersama SWI untuk tidak memanfaatkan pinjaman online ilegal dan hanya menggunakan fintech lending resmi terdaftar dan berizin OJK.

Untuk itu OJK menyampaikan 7 ciri pinjaman online (pinjol) ilegal atau rentenir online yang harus dikenali masyarakat:

1. Pinjol ilegal kerap menawarkan pinjaman melalui SMS spam.

2. Fee sangat tinggi, mencapai 40 persen dari jumlah pinjaman.

3.  Suku bunga dan denda sangat tinggi, bisa mencapai 1 persen hingga 4 persen per hari.

4. Jangka waktu pelunasan sangat singkat, tidak sesuai kesepakatan.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler