Mengintip Bendungan Karya Abipraya yang Baru Diresmikan Presiden

Rabu, 8 September 2021 14:06 WIB

Share
Mengintip Bendungan Karya Abipraya yang Baru Diresmikan Presiden
Bendungan Kuningan di Jawa Barat. /Bumn.go.id

INFO BUMN - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo baru saja meresmikan Bendungan Kuningan di Jawa Barat 31 Agustus 2021.

Dengan pemutaran roda pintu air dan penandatanganan prasasti, Bendungan Kuningan yang digarap kolaborasi dua BUMN yaitu PT Brantas Abipraya (Persero) dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

ini telah resmi dapat beroperasi. Dengan diresmikan bendungan yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) ini, Brantas Abipraya menambah koleksi bendungan karyanya yang telah rampung di tahun 2021 setelah Bendungan Tukul dan Bendungan Tapin.

“Peresmian bendungan ini adalah salah satu komitmen kami dalam mendukung ketahanan air dan pangan nasional."

"Dengan daya tampung 25,96 juta m3, bendungan ini dapat berfungsi menyuplai air secara berkelanjutan untuk 3.000 hektar (Ha) sawah,” ujar Sugeng Rochadi selaku Direktur Utama Brantas Abipraya.

Tak hanya itu, Sugeng juga mengatakan bahwa melalui pembangunan bendungan ini juga membuktikan Brantas Abipraya memiliki tenaga engineer muda yang berprestasi dan kerap terus meningkatkan kemampuannya.

Bendungan yang terletak di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat ini pun juga berfungsi sebagai pengendali banjir, nantinya dapat mengurangi risiko warga sekitar terkena musibah banjir dikarenakan bendungan ini dapat mereduksi debit banjir sebesar 213 meter kubik per detik.

Selain itu, bendungan ini juga berfungsi sebagai penyedia air baku 0,3 meter kubik per detik, serta berpotensi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sebesar 500 KW.

Sugeng juga berharap, selain memberi nilai tambah di daerah dengan meningkatkan produktifitas pertanian, semoga dengan adanya bendungan ini juga dapat memudahkan masyarakat sekitar dalam memperoleh air bersih yang bermanfaat untuk kepentingan masyarakat.

Tak hanya itu, Bendungan Kuningan sendiri dipandang potensial sebagai objek wisata baru di Kabupaten Kuningan.

Halaman
Reporter: Admin Info Bumn
Editor: Admin Info Bumn
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar