Geledahan 10 Tempat, Kejagung Sita 650 Dokumen Terkait Kasus Ekspor Minyak Goreng

Senin, 25 April 2022 11:45 WIB

Share
Geledahan 10 Tempat, Kejagung Sita 650 Dokumen Terkait Kasus Ekspor Minyak Goreng
Kejagung Geledah 10 Lokasi Dugaan Korupsi Ekspor Minyak Goreng. (Pixabay.com/neufal54)

INFO BUMN - Kejagung menyebut telah melakukan penggeledahan di 10 tempat dalam penyidikan dugaan korupsi Persetujuan Ekspor (PE) minyak goreng di Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah mengatakan, dari lokasi penggeledahan, sedikitnya 650-an dokumen terkait kasus tersebut, sudah disita.

Menurut Febrie, ratusan dokumen tersebut akan menjadi alat-alat bukti yang disita dalam kasus yang dituding sebagai penyebab kelangkaan dan tingginya harga minyak goreng di masyarakat.

“Alat-alat bukti yang disita itu, nantinya didalami untuk bahan pembuktian dalam perkara tersebut," ujar Febrie Adriansyah saat dokonfirmasi, Minggu 24 April 2022.

Febrie menambahkan, titik-titik penggeledahan yang sudah dilakukan timnya sejak awal April 2022 lalu.

Di antaranya, penggeledahan dilakukan di Kementerian Perdagangan di Jakarta.

"Penggeledahan di Kemendag itu dilakukan dua kali," ucapnya.

Penggeledahan di Kemendag tersebut, juga dilakukan di ruang kantor Indrasari Wisnu Wardhana (IWW) yang menjadi salah satu tersangka dalam kasus ini.

Penggeledahan di Kemendag tersebut, juga dibarengi aksi serupa di rumah kediaman tersangka IWW.

Selain telah menetapkan IWW sebagai tersangka, penyidik di Jampidsus juga menetapkan tiga pengusaha swasta.

Halaman
Reporter: Admin Info Bumn
Editor: Admin Info Bumn
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar